-
Open House Rumah Dijual
Open House Cluster Discovery Serenity http://www.yanaproperty.com

Resep Masakan Indonesia
Kumpulan Resep masakan indonesia yang bisa anda coba
http://www.menumantab.com

Belajar Desain Grafis
Kursus Desain Grafis Online Ayo belajar desain Sekarang
http://desain.ediprasetyo.com

Mau Beli Handphone
Cek Harga Smartphone Sebelum membeli Klik Disini
http://www.edikomputer.com

Jasa Pembuatan Website
Jasa Pembuatan website portal Berita
http://www.idwebdesain.com

Ads by ediprasetyo

IKLAN

Minum Obat dari Dokter Usai Operasi, Tubuh Suparman Mengelupas

PortalJateng.com - Bantul, Mengenaskan, nasib yang dialami oleh Suparman (47), warga RT 05, Dusun Sakaran Desa Wirokerten, Kecamatan Banguntapan.

Sudah seminggu lebih ia terbaring lemah di pembaringan karena tidak bisa menjalankan aktivitas. Sebab, sudah sepekan lebih kulit di hampir sekujur tubuhnya melempuh dan mengelupas.

Di kamarnya ukuran 3x3 yang belum diplester, ia terbaring di atas kasur kapas dengan seprei seadanya. Mulutnya terkatup rapat karena kering seolah ditempeli dengan lem yang sangat banyak.

Sesekali ia bergumam sembari meringis kesakitan karena ketika mulutnya sangat susah untuk dibuka, bahkan seolah bagian bibir bawah ataupun atas ada yang tertarik ketika dibuka.

Dengan terbata-bata dan suara yang lirih, ia menyapa beberapa awak media yang berkunjung ke rumah ukuran 6x6 meter persegi ini.

Sepatah dua patah kata muncul dari mulutnya menceritakan bagaimana sakit yang ia rasakan saat ini. Mulutnya sangat sakit ketika dibuka dan tenggorokannya tidak bisa dilalui makanan sedikitpun.

Baru semalam ia tidur di rumahnya, setelah selama sepekan lalu dirinya dirawat di RS Nur Hidayah. "Sekujur tubuh saya rasanya panas," tuturnya sembari tangannya terus berusaha mengupas kulitnya yang telah mengelupas.

Beberapa kali mengucapkan kata, ia langsung meminta Istrinya, Soginah (39), minum. Istrinya dengan sabar memberi minum dengan menyuapinya sesendok dua sendok.

Untuk sekedar minum tiga sampai lima sendok saja, Suparman membutuhkan waktu yang cukup lama. Sekitar 5 menit, Suparman sudah minta menghentikan suapan istrinya.

"Suami saya hanya bisa menelan air minum dan susu. Sama sekali tidak ada makanan yang masuk," papar Soginah.

Soginah menceritakan awal mula seluruh kulit tubuh menghitam dan mengelupas tersebut. Tanggal 26 Januari 2016 lalu, suaminya menjalani operasi di Rumah Sakit Rajawali Citra di Desa Jambidan, Kecamatan Banguntapan untuk mengobati penyakit ambeinnya.

Awalnya operasi tersebut berjalan dengan baik dan suaminya diperkenankan untuk pulang.
Lantas awal pekan lalu, suaminya pergi ke rumah sakit tersebut untuk kontrol yang ketiga kalinya.

Seperti biasa, oleh dokter bedah yang bernama dr Wicaksono, ia diberi resep. Namun ia sendiri tidak memperhatikan apakah obat tersebut sama dengan obat yang diberikan pada kontrol (periksa) sebelumnya.

"Tapi sampai di rumah, begitu diminum selang beberapa menit bibir suami saya mengering dan menebal dan tidak bisa dibuka. Tetapi suami saya bilang sebelum itu, di dadanya sudah berubah warna menjadi hitam," terangnya.

Tak sampai sehari, tubuh suaminya langsung berubah warna, dari yang semulai kulitnya berwarna kuning langsat tiba-tiba sekujur tubuh mulai dari wajah hingga ke kaki mulai menghitam.

Karena ia tidak sedang bekerja di sebuah pabrik BH, adiknya lantas membawa suaminya ke rumah sakit yang lain, Nur Hidayah di Jalan Imogiri Barat.(Sindonews)

Post Comment

Tidak ada komentar:

Berikan Tanggapan Anda