-
Open House Rumah Dijual
Open House Cluster Discovery Serenity http://www.yanaproperty.com

Resep Masakan Indonesia
Kumpulan Resep masakan indonesia yang bisa anda coba
http://www.menumantab.com

Belajar Desain Grafis
Kursus Desain Grafis Online Ayo belajar desain Sekarang
http://desain.ediprasetyo.com

Mau Beli Handphone
Cek Harga Smartphone Sebelum membeli Klik Disini
http://www.edikomputer.com

Jasa Pembuatan Website
Jasa Pembuatan website portal Berita
http://www.idwebdesain.com

Ads by ediprasetyo

IKLAN

Bukan cuma Saudi, Turki bakal ikut kirim pasukan darat gempur ISIS

Bukan cuma Saudi, Turki bakal ikut kirim pasukan darat gempur ISIS
Rencana militer Liga Arab mengirim pasukan darat menggempur basis Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) bukan hanya diawali oleh Arab Saudi. Turki mengatakan siap turut serta menerjunkan beberapa batalion ke perbatasan Suriah untuk menyerang langsung kota-kota dikuasai militan khilafah.

Kantor berita AFP melaporkan, Minggu (14/2), pembicaraan antara Riyadh dan Ankara soal serangan darat itu sudah dijalin sepekan terakhir. "Kedua negara merumuskan strategi supaya rencana mengirim pasukan darat bisa berjalan mulus," kata Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu.

Pengiriman pasukan lewat jalur darat diperlukan di Suriah, karena penyerangan udara kurang efektif. Dari hitung-hitungan Saudi, akan lebih pas bila serangan darat dilakukan dari perbatasan Turki-Suriah.

Dengan wacana serangan darat ini, Cavusoglu mengatakan negaranya sekaligus membantah tudingan Rusia bahwa Ankara punya kepentingan melindungi ISIS. "Jika selama ini ada pihak yang nyinyir pada Turki, sekarang kami membuktikan punya solusi konkret menghentikan ISIS," kata menlu Turki itu.

Rusia, sebagai sekutu dekat Pemerintah Suriah, meminta Saudi mempertimbangkan ulang pengiriman pasukan darat. Jika salah langkah, bisa-bisa area pertempuran semakin melebar.

"Semua pihak harus duduk di meja perundingan, bukannya melancarkan perang dunia yang baru," kata Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev.

Diwawancarai terpisah, Presiden Suriah, Basyar al-Assad, sudah mendengar rencana Turki-Saudi mengirim pasukan darat ke negaranya. Dia menyatakan tak bisa menghalangi-halangi manuver militer negara lain, tapi bila ada pasukan asing masuk wilayahnya, maka tentara Suriah akan menyerang seperti selama ini mereka menghadapi pemberontak, ISIS, maupun faksi Jabhat al-Nusra.

"Fokus pemerintah Suriah adalah melawan terorisme yang bercokol di beberapa wilayah negara ini," kata Assad.

Dua hari lalu, Brigadir Jenderal Ahmed Al-Assiri dari Angkatan Darat Saudi memastikan rencana pengiriman pasukan ke Suriah. Selain dengan Turki, Amerika Serikat juga dilibatkan untuk menyerbu basis-basis ISIS.

"Kami menyadari, perlunya dukungan tim penggempur darat. Saudi mengharapkan hasil yang lebih efektif dalam pertempuran ke depan," imbuh Asseri.(merdeka.com)

Post Comment

Tidak ada komentar:

Berikan Tanggapan Anda