-
Open House Rumah Dijual
Open House Cluster Discovery Serenity http://www.yanaproperty.com

Resep Masakan Indonesia
Kumpulan Resep masakan indonesia yang bisa anda coba
http://www.menumantab.com

Belajar Desain Grafis
Kursus Desain Grafis Online Ayo belajar desain Sekarang
http://desain.ediprasetyo.com

Mau Beli Handphone
Cek Harga Smartphone Sebelum membeli Klik Disini
http://www.edikomputer.com

Jasa Pembuatan Website
Jasa Pembuatan website portal Berita
http://www.idwebdesain.com

Ads by ediprasetyo

IKLAN

Nikahi pelacur yang dicintai, jutawan ini malah jatuh miskin

Seumur hidupnya, Klaus Schweikert (58) tak pernah mengunjungi pelacuran atau memakai jasa pekerja seks komersial. Sekalinya mencoba 'jajan', pengusaha bidang properti asal Kota Rosenberg, Austria itu terpikat pada seorang pekerja seks komersial bernama Lucie.

Pelacur 27 tahun yang lebih cocok menjadi putrinya itu dia panggil ke rumah. Setelah bertemu, Klaus mengaku jatuh cinta, walau harus membayar 400 Euro lebih dulu untuk bercakap-cakap semalaman bersama Lucie. Pertemuan keduanya terjadi akhir tahun lalu.

Tabloid Bild melaporkan, Sabtu (26/12), kisah cinta keduanya belakangan menjadi pahit. Klaus dan Lucie memang sempat saling mencintai, sampai akhirnya menikah 30 Mei lalu. Nahas, berselang tiga pekan setelah resepsi pernikahan, si pengusaha itu mengalami kecelakaan mobil.

Selama di rumah sakit, Lucie hanya menengok suaminya pada seminggu pertama. Selebihnya dia tak pernah menjenguk lagi.

Usut punya usut, ternyata harta Klaus disikat oleh istrinya. Mobil Audi A8, surat obligasi, perhiasan, dan banyak lagi benda berharga dijual oleh Lucie.

"Hampir semua investasi saya dibawa pergi. Saya sekarang jatuh miskin," kata Klaus menceritakan ulang cerita tragisnya.

Lucie dikabarkan kabur bersama kekasihnya sejak masih bekerja sebagai pelacur. Pernikahan Klaus dan Lucie pertengahan tahun lalu sempat diliput oleh beberapa media massa di Austria, karena mirip kisah film 'Pretty Woman'. Namun berbeda dari film, ternyata cerita kali ini tidak berakhir bahagia.

Post Comment

Tidak ada komentar:

Berikan Tanggapan Anda