Kalah dari phablet, setahun penjualan tablet global lesu
Portaljateng.com - Teknologi, Data pemasaran tablet dari 5 vendor raksasa dunia yang baru saja dirilis oleh IDC cukup mengagetkan. Bagaimana tidak, sepanjang tahun ini penjualan tablet disebut terus menurun.
Total tablet yang berhasil dijual di kuartal ketiga tahun ini mencapai 48,7 unit, menurun sekitar 12,6 persen dari tahun lalu. Dari survei terhadap 5 vendor tablet terbesar (Apple, Samsung, Lenovo, Asus, dan Huawei), Asus menjadi yang paling tekor dengan penurunan penjualan sampai 43,4 persen.
Sementara itu iPad milik Apple juga tak lepas dari penurunan, tepatnya sebesar 19,7 persen. Kuartal ke-3 tahun ini (masih berjalan) Apple hanya mengapalkan 9,9 juta iPad, padahal tahun lalu angkanya bisa sampai 12,3 juta unit di waktu yang sama. Perlu diketahui, saat ini Apple masih jadi vendor tablet nomor satu dengan pangsa pasar 20,3 persen.
Sama dengan Apple, Samsung yang jadi vendor tablet terbesar kedua mengalami penyusutan pemasaran sampai 17,1 persen. Menariknya, lesunya minat terhadap tablet tidak dialami oleh Lenovo dan Huawei. Penjualan tablet Lenovo naik 0,9 persen dan Huawei meroket sampai 147 persen!
Rupanya, Huawei menerapkan strategi marketing ke negara dan kawasan yang minim akses internet. Alhasil, sekitar 75 persen tablet mereka mengandalkan fitur kartu SIM bukannya Wi-Fi saja.
IDC mengatakan bila semakin menurunnya minat pasar akan tablet terjadi akibat dua hal. Pertama, sudah ada banyak smartphone berukuran besar (phablet)yang beredar, sehingga kebutuhan untuk membeli tablet juga berkurang.
Kedua, berbeda dengan smartphone, tablet memiliki masa pakai yang lebih lama. Ya, jika konsumen rata-rata mengganti smartphone mereka dua tahun sekali, maka pengguna tablet baru akan melakukan upgrade 4 tahun sekali.
Source : Merdeka.com
Total tablet yang berhasil dijual di kuartal ketiga tahun ini mencapai 48,7 unit, menurun sekitar 12,6 persen dari tahun lalu. Dari survei terhadap 5 vendor tablet terbesar (Apple, Samsung, Lenovo, Asus, dan Huawei), Asus menjadi yang paling tekor dengan penurunan penjualan sampai 43,4 persen.
Sementara itu iPad milik Apple juga tak lepas dari penurunan, tepatnya sebesar 19,7 persen. Kuartal ke-3 tahun ini (masih berjalan) Apple hanya mengapalkan 9,9 juta iPad, padahal tahun lalu angkanya bisa sampai 12,3 juta unit di waktu yang sama. Perlu diketahui, saat ini Apple masih jadi vendor tablet nomor satu dengan pangsa pasar 20,3 persen.
Sama dengan Apple, Samsung yang jadi vendor tablet terbesar kedua mengalami penyusutan pemasaran sampai 17,1 persen. Menariknya, lesunya minat terhadap tablet tidak dialami oleh Lenovo dan Huawei. Penjualan tablet Lenovo naik 0,9 persen dan Huawei meroket sampai 147 persen!
Rupanya, Huawei menerapkan strategi marketing ke negara dan kawasan yang minim akses internet. Alhasil, sekitar 75 persen tablet mereka mengandalkan fitur kartu SIM bukannya Wi-Fi saja.
IDC mengatakan bila semakin menurunnya minat pasar akan tablet terjadi akibat dua hal. Pertama, sudah ada banyak smartphone berukuran besar (phablet)yang beredar, sehingga kebutuhan untuk membeli tablet juga berkurang.
Kedua, berbeda dengan smartphone, tablet memiliki masa pakai yang lebih lama. Ya, jika konsumen rata-rata mengganti smartphone mereka dua tahun sekali, maka pengguna tablet baru akan melakukan upgrade 4 tahun sekali.
Source : Merdeka.com

Tidak ada komentar: