-
Open House Rumah Dijual
Open House Cluster Discovery Serenity http://www.yanaproperty.com

Resep Masakan Indonesia
Kumpulan Resep masakan indonesia yang bisa anda coba
http://www.menumantab.com

Belajar Desain Grafis
Kursus Desain Grafis Online Ayo belajar desain Sekarang
http://desain.ediprasetyo.com

Mau Beli Handphone
Cek Harga Smartphone Sebelum membeli Klik Disini
http://www.edikomputer.com

Jasa Pembuatan Website
Jasa Pembuatan website portal Berita
http://www.idwebdesain.com

Ads by ediprasetyo

IKLAN

Saudi salahkan jamaah Afrika sebagai pemicu tragedi Mina tahun ini

Saudi salahkan jamaah Afrika sebagai pemicu tragedi Mina tahun ini
Portaljateng.com - Insiden saling injak di Jalan 204, Mina, Arab Saudi, menjelang prosesi lempar jumrah hari ini menyebabkan 301 jamaah haji tewas, serta 450 luka-luka. Pemerintah Saudi mengklaim telah berusaha keras menyiapkan infrastruktur agar bencana di Mina tidak terus berulang.

Kepala Komite Haji Pangeran Khaled al-Faisal menyatakan upaya pengamanan pihaknya mubazir karena ulah tidak dispilin beberapa jamaah. Khususnya jamaah asal Afrika yang menyemut di jembatan, lalu berhenti mendadak, memicu jatuhnya beberapa orang. Peristiwa ini berujung pada kepanikan massal.

"Insiden Ini karena beberapa jamaah kewarganegaraan Afrika," ujarnya saat diwawancarai Stasiun Televisi Al Arabiya, Kamis (24/9).

Korban tewas kebanyakan berasal dari Mesir dan Yaman. Satu WNI bernama Sumaniro (48) dari Probolinggo dilaporkan wafat. Lokasi saling injak itu merupakan kawasan dua jalur menuju Mina di mana pilar batu yang menjadi lokasi lempar jumrah.

"Kami berusaha untuk mencegah kejadian tersebut berulang, namun nyatanya ini semua kehendak Allah," kata Menteri Haji Arab Saudi Iyad Madani dalam wawancara terpisah.

Tragedi paling buruk terjadi pada 2 Juli 1990. Ketika itu, ribuan orang berebut keluar dari terowongan Mina setelah jumrah, imbasnya 1.426 jamaah haji tewas terinjak dan kehabisan nafas. Mayoritas korban tewas adalah warga Malaysia, Indonesia, dan Pakistan.

Insiden parah di Mina terakhir kali terjadi pada 12 Januari 2006, ketika 346 jamaah tewas. Lagi-lagi karena saling injak. Kerajaan Saudi sudah berusaha merenovasi jembatan Jamaraat menjadi dua lantai, terdiri atas beberapa lajur. Namun arus jamaah haji saban tahun selalu menuju lokasi jumrah selalu lebih besar dibanding infrastruktur yang tersedia.

Sumber Berita : Merdeka.com 

Post Comment

Tidak ada komentar:

Berikan Tanggapan Anda